School Info
Wednesday, 25 Feb 2026
  • Assalamualaikum, selamat datang di Website SMK-IT As-Syifa Boarding School
  • Assalamualaikum, selamat datang di Website SMK-IT As-Syifa Boarding School
24 February 2026

Secerca Harapan di Gang Sempit Kumpay, Sambut Kebaikan dari Tangan Muda SMK-IT As-Syifa

Tue, 24 February 2026 Read 13x Uncategorized

SUBANG — Di balik rimbunnya perkebunan dan tenang desa, tersimpan potret getir yang luput dari pandangan mata kasual. Di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Subang, bukan sekadar jarak yang memisahkan rumah-rumah warga, melainkan juga garis nasib yang kontras. Namun, pada Senin (23/2), garis itu coba dijembatani oleh langkah-langkah kaki muda yang membawa harapan.

KumpaySMK-IT As-Syifa Boarding School menerjunkan seluruh siswa kelas 10 mereka untuk menyisir enam RW di Desa Kumpay. Bukan untuk pelesir, melainkan menjalankan misi kemanusiaan dalam salah satu rangkaian kegiatan Ansyitah Ramadhan 1227 H . Sebuah kontradiksi yang indah: di saat remaja seusia mereka mungkin sibuk dengan gawai, para siswa ini justru bergulat dengan debu jalanan dan gang-gang sempit demi menemui para lansia dan dhuafa yang terlupakan.

Kepala Sekolah SMK-IT As-Syifa, Ustadz H. Agus Nur Purwanto, dalam arahannya menekankan bahwa kegiatan Ansyitah Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas sekolah. “Mungkin bantuan yang kita salurkan tidak begitu berarti bagi kita secara pribadi, tetapi bagi sebagian umat, itu adalah harta paling berharga yang bisa mereka miliki hari ini,” ujarnya dengan nada rendah namun penuh penekanan. Beliau mewanti-wanti agar siswa menjaga etika islami, sebuah nilai yang menjadi “ruh” dari pendidikan di boarding school tersebut.

Pagi itu, sebelum matahari tepat di atas kepala, aula sekolah telah riuh dengan doa. Usai shalat dhuha, Ustadz Dena Arief Rachmansyah, S.Pd., selaku penanggung jawab, memberikan instruksi terakhir. Pembagian kelompok dilakukan dengan presisi, memastikan tiap sudut di enam RW terjangkau. “Pertahankan sopan santun. Kalian bukan sekadar pengantar paket, kalian adalah duta empati,dan pelajar muslim sejati yang memiliki nurani untuk berbagi” pesan Pak Dena yang langsung disambut anggukan mantap para siswa.

Langkah kaki mereka kemudian tertuju ke RW 02. Di sana, realita menghantam nurani para siswa. Mereka bertemu Bapak Rusdi, seorang pria senja yang dunianya perlahan menjadi gelap. Gangguan penglihatan akibat diabetes selama lima tahun terakhir telah merenggut kemandiriannya. Senyum tipis Bapak Rusdi saat menerima bingkisan dari program Ansyitah Ramadhan menjadi momen emosional yang membuat beberapa siswa terdiam, menahan haru.

Kumpay

 

Perjalanan berlanjut ke RW 01. Medannya lebih menantang. Tim harus menembus gang yang hanya cukup dilewati satu badan. Di ujung jalan, sesosok pria renta tampak dipapah keluar. Ia adalah Abah Itang. Kondisi fisiknya memprihatinkan; pendengaran yang menurun dan kaki yang tak lagi kokoh menopang beban usia. Namun, saat tim relawan muda ini mendekat, sorot mata Abah Itang bercerita lebih banyak dari kata-kata. Ada doa yang terucap di balik bibirnya yang bergetar saat menerima amanah dari para donatur melalui As-Syifa Peduli dalam rangkaian Ansyitah Ramadhan.

Kumpay

Bagi para siswa, melihat langsung sudut pandang dari mereka yang memiliki keterbatasan secara ekonomi dan penyakit di depan mata adalah “laboratorium kehidupan” yang sesungguhnya. Mereka belajar bahwa dunia tidak selalu ramah, namun manusia punya pilihan untuk menjadi penawar luka tersebut. Program Bingkisan Ramadhan ini menjadi bukti bahwa As-Syifa Peduli hadir bukan hanya sebagai lembaga, melainkan sebagai solusi konkret bagi masyarakat Subang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat pedih namun menyejukkan tentang hakikat harta. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Ali ‘Imran Ayat 92: “Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai…”

Seringkali kita menahan rezeki seolah-olah itu milik kita selamanya, padahal ada bagian orang lain yang dititipkan di sana. Jika anak-anak SMK ini saja mampu meluangkan waktu dan tenaga untuk menjemput pahala di gang-gang sempit Kumpay, lantas apa alasan kita untuk tetap menutup tangan?

Ramadhan tahun ini akan terasa lebih bermakna jika kita berani berbagi. Jangan pernah menahan rezeki yang Allah titipkan. Sebab, langkah kecil kita hari ini bisa jadi adalah jawaban atas doa-doa panjang mereka yang sedang kesulitan di luar sana. Mari jadikan sisa bulan suci ini sebagai momentum untuk meluaskan kebermanfaatan.Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap dapat meluaskan kebermanfaatan di bulan suci Ramadhan dan mengajak masyarakat untuk tidak menahan rezeki yang dititipkan Allah bagi mereka yang membutuhkan. (Red: Yudi)

 

This article have

0 Comment

Leave a Comment

 

DAFTAR SEKARANG

SMKIT As-Syifa merupakan pilihan terbaik untuk menggali potensi diri dalam suasana yang religius.

Kontak Kami :
081122223934
smkit@assyifa.sch.id

Alamat:
SMK-IT As-Syifa Boarding School, KP. Kumpay RT/RW 06/02 Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat 41281

Lokasi