
Datang Pagi, Belajar Malam Hari: Perjuangan Siswa SMK-IT As-Syifa di Hari Ketiga PASSUBANG – Semangat kegigihan, daya juang tinggi, dan hasrat untuk terus berprestasi telah tertanam kuat dalam jiwa para guru SMK-IT As Syifa Boarding School. Nilai tersebut kembali dibuktikan melalui capaian membanggakan di tingkat nasional. Tim pendidik SMK-IT As Syifa berhasil meraih Juara 2 Hackathon Rumah Pendidikan Kemendikdasmen 2025 untuk jenjang SMK, melalui inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang dinilai relevan dan berdampak nyata.
Prestasi ini diraih oleh Tim Level UP, sebuah kolaborasi lintas keahlian guru SMK-IT yang terdiri dari Dena Arief Rachmansyah selaku guru Bimbingan Konseling, Dede Kismantoro sebagai guru Dasar Desain Komunikasi Visual, serta Ryan Mustami Nugroho, guru Multimedia. Kolaborasi ketiganya melahirkan sebuah game edukasi yang mampu menarik perhatian juri Hackathon Nasional 2025, guru SMK-IT ini mempunyai pengalaman pembuatan game edukasi yang baik. Karena menggabungkan unsur pedagogi, desain visual, dan teknologi secara seimbang.

Ajang Hackathon Rumah Pendidikan Kemendikdasmen 2025 sendiri merupakan kompetisi nasional yang mempertemukan pendidik dari berbagai daerah di Indonesia untuk menghadirkan solusi inovatif dalam mendukung transformasi pendidikan digital. Dalam kompetisi ini, peserta ditantang untuk mengembangkan gagasan dan produk yang aplikatif, kontekstual, serta mampu menjawab kebutuhan nyata dunia pendidikan. Dan guru SMK-IT As-Syifa mencoba peruntungan dengan mengikuti kompetisi tersebut.
Menurut penyelenggara, para pemenang Hackathon telah berhasil menghadirkan solusi yang relevan dengan tantangan pembelajaran di Indonesia. Inovasi yang ditampilkan tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi juga menunjukkan potensi implementasi nyata. Semangat gotong royong serta pemanfaatan teknologi yang tepat guna menjadi nilai tambah yang dinilai kuat oleh dewan juri.
Perjalanan Tim Level UP menuju podium kemenangan tidaklah mudah. Persiapan kompetisi yang terbilang singkat menjadi tantangan tersendiri. Namun keterbatasan tersebut justru menjadi pemicu semangat juang tim untuk bekerja lebih solid dan fokus. Mereka harus melalui berbagai tahapan, mulai dari pemenuhan administrasi, pengembangan produk, hingga sesi presentasi yang menuntut ketajaman ide dan kejelasan konsep di hadapan juri serta profesor.
“Bahkan pada saat mengerjakan project lomba ini, saya sedang dalam kondisi hacktic dikarenakan Istri saya baru selesai persalinan, dan sekolah kami SMK-IT As-Syifa sedang menghadapi Assesment Semester Akhir.” Ujar Dede Kismantoro selaku tim desainer pada ajang ini. Karena semangat juang dan kegigihanya disela-sela kesibukan Pak Dede bisa menyelesaikan project lomba tepat waktu, Bahkan bisa membawakan hadiah kemenangan untuk istri tercinta.
Dengan kerja keras dan koordinasi yang intens, Tim Level UP berhasil melewati setiap tahapan dengan maksimal. Presentasi karya menjadi salah satu momen krusial, di mana game edukasi yang dikembangkan mampu memukau juri melalui pendekatan kreatif dan fungsional. Hingga akhirnya, undangan untuk hadir pada penutupan acara menjadi penanda bahwa perjuangan mereka membuahkan hasil.

Pada penutupan acara yang digelar Senin lalu, Tim Level UP resmi diumumkan sebagai Juara 2 tingkat nasional. Kabar tersebut disambut haru dan bangga oleh seluruh anggota tim. Bagi Dena Arief Rachmansyah, capaian ini merupakan pengalaman yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Ia mengaku tidak menyangka dapat memegang trofi kemenangan dan membawa pulang prestasi nasional ke Subang, sekaligus mengharumkan nama besar SMK-IT As Syifa Boarding School.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga bisa menyumbangkan satu prestasi kembali untuk SMK-IT As Syifa Boarding School. Segala upaya dan jerih payah yang kami curahkan tidak sia-sia. Semoga langkah ini dapat menjadi inspirasi dan menularkan semangat yang sama kepada guru-guru lain di SMK,” ujar Dena.
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa guru SMK tidak hanya berperan sebagai pengajar di kelas, tetapi juga sebagai inovator yang mampu bersaing di tingkat nasional. Melalui semangat kompetitif yang sehat dan kolaborasi lintas keahlian, SMK-IT As Syifa Boarding School terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berbasis teknologi yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islami.
Prestasi Tim Level UP di ajang Hackathon Nasional 2025 diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi pendidik dan siswa untuk terus berinovasi, berani mencoba, serta percaya bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Jika satu guru dapat membuktikan prestasi mereka dibidang pendidikan teknologi, maka bukan tidak mungkin jika semua guru berkontribusi akan lebih banyak karya pendidikan yang berdampak bagi lingkungan dan tekonologi pendidikan.
Leave a Comment