School Info
Friday, 27 Feb 2026
  • Assalamualaikum, selamat datang di Website SMK-IT As-Syifa Boarding School
  • Assalamualaikum, selamat datang di Website SMK-IT As-Syifa Boarding School
27 February 2026

Aksi Nyata As-Syifa: Buka Bersama dan Santunan Yatim, 2 Gebrakan Dahsyat Penumpas Dosa Mengabaikan Sesama Tetangga.

Fri, 27 February 2026 Read 10x Uncategorized

SUBANG — Langit Jalancagak perlahan meredup pada Kamis (26/2), namun atmosfer di lapangan SMK-IT As-Syifa Boarding School justru kian menghangat. Di sana, ratusan pasang mata tertuju pada satu titik yang sama: sebuah perayaan kemanusiaan bertajuk Buka Bersama dan Santunan Yatim. Sebuah momen yang barangkali bagi sebagian orang hanyalah rutinitas tahunan, namun bagi warga Desa Kumpay, ini adalah oase di tengah gersangnya kepedulian sosial.

Buka Bersama dan Santunan Yatim

 

Kegiatan Buka Bersama dan Santunan Yatim ini menjadi magnet yang menyatukan SMPIT dan SMK-IT As-Syifa dalam satu tarikan napas pengabdian. Tidak kurang dari 30 anak yatim yang berasal dari berbagai RW di Desa Kumpay hadir menghiasi barisan depan. Mereka datang didampingi relawan Ummahat dari As-Syifa Peduli, membawa senyum malu-malu yang seketika mencairkan kekakuan suasana.

Buka Bersama dan Santunan yatim

Kepala SMPIT As-Syifa Boarding School Jalancagak 2, Ustadz Yana Suryana, S.Hi., membuka acara dengan narasi yang menggugah. Beliau menegaskan bahwa agenda Buka Bersama dan Santunan Yatim ini adalah bukti autentik eksistensi sekolah di tengah masyarakat. “Kami tidak ingin As-Syifa hanya berdiri megah di atas tanah Desa Kumpay secara fisik. Kami berkomitmen memberikan dampak nyata melalui dakwah, sosial, dan pendidikan. Ini adalah madrasah empati bagi siswa kami,” tegasnya.

Di tengah riuhnya persiapan santapan berbuka, sesi Tabligh Akbar yang dibawakan oleh Ustadz Aas Saepurahman, S.Pd.I., menjadi “pencuci mulut” spiritual yang tak terduga dalam rangkaian Buka Bersama dan Santunan Yatim tersebut. Dengan gaya bicara yang tenang namun menghujam, beliau mengajak seluruh santri untuk melakukan muhasabah diri. Ustadz Aas melempar sebuah analogi sederhana namun filosofis tentang “Jalan Ninja Silaturahmi” melalui segelas es teh.

SMK-IT As Syifa

“Bayangkan kalian melihat teman sekamar tak punya uang untuk membeli takjil, lalu kalian mentraktirnya segelas es teh. Di mata manusia, itu mungkin hanya recehan. Namun di hari penimbangan atau Yaumul Hisab, es teh itulah yang bisa saja menjadi saksi yang menyelamatkanmu dari api neraka,” urai Ustadz Aas. Seketika, lapangan yang tadinya riuh menjadi hening. Para siswa tampak merenung, menyadari bahwa tiket menuju surga mungkin tidak selalu berupa ibadah besar yang tampak megah, melainkan dari ketulusan kecil yang sering dianggap remeh. sebagaimana apa yang mereka kerjakan hari ini yang mungkin bagi mereka menyantap ayam bakar pada saat Buka Bersama dan Santunan yatim adalah hal biasa, tetapi bagi mereka yang jarang menikmatinya adalah hal yang sangat didambakan.

Beliau melanjutkan bahwa amal soleh—mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga menyingkirkan gangguan di jalan—memiliki hisab yang tidak luput dari perhitungan di sisi Allah. “Kita tidak akan pernah tahu kebaikan mana yang Allah ridhai sehingga kita layak memasuki surga-Nya,” tambahnya. Pesan ini menjadi punchline telak bagi mereka yang selama ini terjebak dalam hitung-hitungan amal yang transaksional. Amalan sebanyak apapun jika Allah belum meridhoi kita maka akan menghalangi kita masuk kedalam Surganya Allah.

Momentum berbuka pun tiba gema takbir mengudara menandakan waktu maghrib telah datang menyampaikan kabar gembira kemenangan bagi mereka yang berpuasa.Ada hal yang menarik dalam buka puasa kali ini, rasa manis kurma dan segarnya minuman terasa berbeda. Ada rasa syukur yang lebih tebal karena di sela-sela tawa siswa, ada doa-doa tulus dari 30 anak yatim yang hari itu merasa tidak berjalan sendirian. As-Syifa berhasil membuktikan bahwa kolaborasi antara pendidikan karakter dan aksi sosial adalah kunci untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga peka secara emosional.

Buka Bersama dan Santunan yatim

Pada akhirnya, Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dari fajar hingga senja. Ia adalah tentang bagaimana kita memecah ego untuk berbagi rasa. Mari kita jadikan sisa hari di bulan suci ini sebagai ajang untuk “mentraktir” kebaikan kepada sesama. Sebab, bisa jadi es teh yang kita berikan dengan tulus hari ini, adalah jembatan yang membawa kita menyeberangi jembata Shiratal Mustaqin, lebih dari pada itu kita dapat mengeksploarasi kebaikan dari segala yang kita perbuat bernilai manfaat dan menjadi amal yang menuntun kita pada Ridhanya.  (Red/Yudi)

Sudahkah kita berbagi hari ini?

This article have

0 Comment

Leave a Comment

 

DAFTAR SEKARANG

SMKIT As-Syifa merupakan pilihan terbaik untuk menggali potensi diri dalam suasana yang religius.

Kontak Kami :
081122223934
smkit@assyifa.sch.id

Alamat:
SMK-IT As-Syifa Boarding School, KP. Kumpay RT/RW 06/02 Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat 41281

Lokasi